Tanpa Kita Sadari Kadang Kita Lebih Terbuka Dengan Orang Luar Daripada Keluarga Sendiri 

Tidak Semua Yang Baik Bagi Kita Akan Diterima Baik Juga Bagi Orang Lain

Sepertinya dan rasanya semua orang pernah mengalami ini. Dan sedang mengalami ini, bahkan sudah lewat masa ini. Dimana kita merasa lebih dekat dan terbuka dengan orang luar entah teman, sahabat, pacar, rekan kerja, atau pasangan sekalipun. Kita merasa lebih percaya pada mereka, lebih merasa nyaman cerita kepada mereka daripada kepada keluarga sendiri. Pasti ada perasaan seperti itu. Dan rasanya kalau cerita ke keluarga, akan ada judgmental. Akan ada miss komunikasi, dan atau tidak mereka akan mengartikan lain. 

Tanpa Kita Sadari Kadang Kita Lebih Terbuka Dengan Orang Luar Daripada Keluarga Sendiri 

Sering kali dan ini sering terjadi tanpa kita sadari. Kita kadang lebih terbuka kepada orang luar, entah sahabat kita, pacar, rekan kerja. Baik soal masalah keluarga, masalah hubungan, atau masalah kerjaan. Dimana semua itu menjadi masalah dan menjadi bahan pikiranmu selama ini. Itu yang mengganggumu selama ini. Dan saat bertemu dengan sahabat, pacar, atau rekan kerja yang kita percayai, kadang kita memiliki satu frekuensi. Kita memiliki satu pemikiran. Sehingga kita berani menceritakannya. Tanpa harus menjelaskan panjang lebar. 

Karena itu, hal tersebut terjadi kadang di luar pemikiran kita. Tanpa kita sadari, kita mulai terbuka pada mereka. Dan akhirnya mereka menjadi tempat kita untuk membagi keluh kesah. Untuk menjadi tempat meminta saran dan kritik. Kadang ada beberapa masalah yang umum dirasakan oleh orang sepantaran dengan kita, apalagi kalau sudah bekerja. Kadang ada beberapa pekerjaan yang menjadi masalah kita. Dan itu menjadi hal umum atau masalah umum untuk orang yang sepantaran dengan kita. Sehingga kita membutuhkan orang yang dibidang kita juga untuk saling tukar pikiran. 

Kalau kita cerita ke orang tua, pertama, kita sudah beda masa, akan sedikit sulit menjelaskan kepada mereka. Dan pun kalau diceritakan, kita harus jelaskan panjang lebar dari a sampai z. Dan itu pun belum tentu mereka pahami betul. Sehingga kadang kita lebih memilih terbuka dengan orang luar. Dan alasan lainnya, kadang kita tidak ingin keluarga kita khawatir pada kita. Kita tidak ingin keluarga kita apalagi orang tua kita cemas akan kita, keadaan kita.