Cara Agar Kita Bisa Bangkit Dari Perasaan Putus Asa

Salah Satu Mengenai Yang Berat Dicoba Tidak cuma Berharap Maaf Ialah Mengakui

Banyak orang sering sekali di hujani, di ikuti di bayangi dengan rasa bersalah. Setiap orang tidak lepas dari kesalahan. Semua orang pasti pernah membuat kesalahan, baik dengan sadar atau tidak sadar. Dan bisa dibilang semua itu wajar saja. Karena tidak ada ada manusia yang sempurna pada dasarnya semua orang itu akan belajar mana yang benar dan mana yang salah. Dan untuk mengetahui itu, orang harus melewati namanya proses. Dan proses itulah yang kadang menghadapkan kita pada sesuatu yang dimana kita diberikan pilihan untuk melakukannya atau tidak. 

Cara Agar Kita Bisa Bangkit Dari Perasaan Putus Asa

Dan disitu kadang dan bahkan sering sekali kita membuat kesalahan, kita membuat kekeliruan. Dan itu tidak masalah. Karena kita tidak tahu, kita belajar. Dan semua orang pun akan melakukan itu. Akan membuat kesalahan. Dan pernah melakukan kesalahan. Tapi bedanya ada orang yang bisa belajar dari kesalahan tersebut. Ada yang tidak belajar dari kesalahannya. Dan bagus jika kita belajar dari kesalahan itu. Dari situ kita belajar mana yang benar dan mana yang salah, mana yang baik dan mana yang buruk. 

Saat kita bisa belajar itu, itu menandakan bahwa kita berkembang. Kita bertumbuh, kita belajar, kita maju. Kita bangkit, kita membuat sebuah perubahan. Jadi kita tidak diam di situ. Dan itu baik. Itu yang diharapkan. Tapi saat kita tidak belajar dari kesalahan, maka dari situ akan membawa kita pada perasaan putus asa. Kita tidak belajar dari kesalahan yang pernah kita buat. Sehingga pada akhirnya kita akan melakukan kesalahan yang sama, berulang kali. Jatuh pada lubang yang sama. Dan akan terjadi berulang-ulang kali. 

Sehingga pada akhirnya kita hanya akan berpikir ini ada yang salah, dan tidak menutup kemungkinan kita merasa putus asa. Dan itulah yang membuat banyak orang tenggelam dengan perasaan putus asa. Dan bagaimana kita bisa bangkit dari perasaan tersebut? Gampang saja, dengan belajar bersyukur. Belajar menerima, belajar ikhlas. Saat kita bisa menjadi orang yang lebih bersyukur dengan apa yang ada, lebih menjadi orang yang ikhlas dan menerima kenyataan, maka kita akan menjadi lebih bijak, dan memiliki hati yang besar dan kita akan lepas dari perasaan putus asa tersebut.